#DirumahAja, Waktunya Rawat Sepeda Kesayangan

Ilustrasi mencuci sepeda. (Foto:Dok.Bogor24.id)

BOGOR, Bogor24.id – Merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19) belakangan ini telah menimbulkan kekhawatiran banyak orang. Tidak hanya mengerikannya penyebaran virus ini yang begitu cepat, namun juga berdampak terhadap kehidupan sehari-hari.

Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat berdiam diri di rumah tanpa banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Termasuk satu di antaranya bagi Anda yang hobi bersepeda “dilarang” untuk menyalurkan kegemarannya gowes. Entah itu sekadar berkeliling di sekitar tempat tinggal atau bahkan gowes bareng dengan teman dan komunitas untuk nge-loop hingga blusukan menikmati sejuknya udara pegunungan.

Adanya imbauan tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk tetap bergelut dengan sepeda kesayangan. Tapi dalam konteks bukan mengajaknya menjelajah trek favorit, melainkan melakukan treatment dengan mengecek kondisinya atau sekadar membersihkannya. Apalagi bila seandainya sepeda belum sempat dibersihkan pasca gowes terakhir sebelum si virus mungil ini datang, maka ini menjadi momentum yang pas untuk melakukannya.

Mencuci Sepeda

Selain untuk membersihkannya dari berbagai kotoran yang menempel di bodi sepeda, kesempatan ini juga sekaligus untuk memastikan semua fungsinya bekerja dengan baik tatkala nanti akan digunakan kembali. Dengan begitu akan didapat dua manfaat sekaligus. Sepeda yang resik dan semua fungsinya bekerja dengan sempurna.

Jika ternyata sepeda kesayangan kotor, maka mencucinya menjadi hal yang wajib dilakukan. Saat mencucinya, usahakan untuk mencopot kedua roda dan menyemprot seluruh bagiannya tanpa terkecuali dengan air bertekanan tinggi. Hal itu tidak lain supaya kotoran rontok tanpa jejak. Mencucinya bisa menggunakan sabun atau cairan khusus agar tidak merusak catnya.

Bila sudah membasuhnya dengan sabun, langsung bilas seluruh bagian jangan sampai ada yang terlewat. Kemudian lap hingga kering dengan menggunakan lap microfiber yang bersih. Pastikan tidak ada yang terlewat atau menyisakan air di bagian-bagian terkecil agar tidak menimbulkan karat di kemudian hari.

Tapi perlu dicatat juga agar tidak mencuci sepeda di bawah terik matahari langsung. Sebab, bila ada bagian yang terlewat akan menimbulkan efek belang pada catnya lantaran tidak tersapu dengan bersih atau kering.

Periksa Komponen Sepeda

Jika sudah selesai, bisa memasang kembali kedua rodanya dan pastikan menempel dengan sempurna dan menguncinya dengan kencang. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan memeriksa semua fungsi dan komponen sepedanya. Seperti shifter, karena bagian penting dari sistem transmisi yang berupa tuas untuk memicu pemindahan gigi.

Langkah selanjutnya mengecek fungsi crank (engkol). Sebab, part yang ini pun menjadi komponen penting pada sepeda yang memiliki fungsi untuk menggerakkan sepeda. Pastikan jika kondisinya masih baik dan berfungsi dengan normal.

Periksa juga groupset, karena komponen yang satu ini merupakan komponen-komponen sepeda yang dirancang untuk bekerja bersama memberikan performa yang maksimal. Di mana groupset ini biasanya terdiri dari shifting, brake dan penggerak sepeda seperti shifter, tuas rem, brake calipers, derailleurs, rantai dan cassette.

Perhatikan Penyimpanannya

Selesai semua langkah di atas, kini saatnya sepeda kesayangan disimpan. Namun perlu diingat juga cara menyimpannya tidak boleh sembarangan. Usahakan menyimpan sepeda dalam posisi tegak dibantu standar paddock atau bisa juga mengaplikasikan model gantung (hanger bike). Setelah itu, berilah alas kedua bannya agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai dan memastikan tekanan angin pada ban cukup.

Lain ceritanya bila sepeda Anda jenis sepeda lipat (folding bike), penyimpanannya jauh lebih ringkas dan tidak akan banyak memakan tempat. Bisa disimpan di dalam tasnya (jika punya) atau melipat dan memasukannya ke dalam lemari khusus.

Editor : Donni Andriawan S.

Related posts

Leave a Comment