Direlokasi Pemkot, Ratusan PKL “Curhat” ke Wakil Rakyat

(Foto: Istimewa)



TANAH SAREAL, Bogor24.id –
Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Lawang Saketeng dan Jalan Pedati, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (10/2/2020), “curhat” ke para wakil rakyat. Mereka meminta agar rencana relokasi yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ditunda sampai akhir ramadhan nanti.

Irfan, perwakilan PKL Lawang Saketeng mengungkapkan, bahwa mereka meminta agar dilakukan penangguhan eksekusi hingga lebaran mendatang. Permohonan penundaan itu, dilatar belakangi sejumlah faktor. Di antaranya kebutuhan ekonomi yang sangat tinggi jelang ramadan, termasuk jelang masuknya ajaran baru sekolah.

“Kami minta supaya relokasi ini ditangguhkan dulu dan Pemkot tidak melakukan eksekusi terhadap para pedagang. Tempat buat para pedagang saja belum pasti dan bisa menampung seluruh pedagang,” kata Irfan.

Para PKL juga, ujarnya, baru mendapatkan satu kali sosialisasi dari Pemkot Bogor yang diadakan di Kelurahan Gudang. Saat itu, imbuhnya, PD Pasar menawarkan relokasi ke Pasar Bogor dan Pasar Cumpok.

“Tapi, di Pasar Bogor cuma bisa menampung 100-200 pedagang. Sedangkan di Pasar Cumpok lokasinya juga belum siap jadi lokasi penampungan pedagang,” bebernya.

Menanggapinya, anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Rizal Utami menyampaikan, agar kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Bogor harus berpihak kepada para PKL. Hal ini agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Sejarahnya sangat panjang, dan pedagang di Lawang Saketeng itu banyak memberikan manfaat. Jadi kebijakan Pemkot harus berpihak kepada pedagang agar tidak menimbulkan dampak lebih besar,” tuturnya.

Penulis : Panca Mega
Editor : Donni Andriawan S.

Related posts

Leave a Comment