Di Musrenbang Bogor Timur, Progres Penyelesaian Jalan R3 Jadi Perhatian

(Foto:Prokompim Kota Bogor)



BOGOR TIMUR, Bogor24.id –
Dilaksanakannya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Timur di ujung Jalan Regional Ring Road (R3), Katulampa, Kamis (13/2/2020), bukan tanpa alasan. Lokasi itu sengaja dipilih tidak lain sebagai pengingat sekaligus mengajak seluruh perangkat daerah agar mangkraknya progres pembangunan jalan tersebut dapat segera diakselerasi.

Camat Bogor Timur Abdul Wahid menerangkan, supaya Jalan R3 dan pintu keluar tol Jagorawi di Parung Banteng yang saat ini belum dituntaskan supaya dapat secepatnya diselesaikan. Hal tersebut sebagai bentuk implementasi percepatan pembangunan infrastruktur.

“Itu sebabnya kami ingin mengajak seluruh perangkat daerah bersama-sama melihat, bahwa Jalan R3 dan exit tol Parung Banteng yang belum selesai ini perlu segera kita akselerasi sebagai bentuk implementasi percepatan pembangunan infrastruktur yang merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor,” papar camat.

Sebagai pintu gerbang Kota Bogor, ia menyebutkan, jika persoalan kemacetan dan masalah transportasi menjadi isu utama di wilayahnya. Bahkan bidang transportasi pun menjadi hot issue yang dihadapai Kota Bogor.

“Setiap akhir pekan sekitar 100 ribu kendaraan masuk ke Kota Bogor, dan mayoritas terkonsentrasi di Jalan Pajajaran. Kondisi ini menimbulkan dampak kemacetan di Jalan Raya Tajur dan exit tol Baranangsiang,” ungkapnya.

Sementara itu, di dalam Musrenbang Kecamatan Bogor Timur terdapat 548 usulan dengan rincian sepuluh usulan bidang ekonomi, 48 usulan bidang pemerintahan, 75 usulan bidang sosial dan budaya serta terbanyak adalah usulan di bidang fisik yang mencapai 415. Ke seluruh usulan tersebut sebagai representasi dari visi Kota Bogor, yakni menciptakan Kota Bogor sebagai kota ramah keluarga.

Penulis : Andri Budiman
Editor : Donni Andriawan S.

Related posts

Leave a Comment