Amankan Cap Go Meh, 1.021 Personil Gabungan Diterjunkan

(Foto:Polresta Bogor Kota)

BOGOR TENGAH, Bogor24.id – Total sebanyak 1.021 personel lintas sektoral diterjunkan untuk pengamanan Cap Go Meh (CGM)-Bogor Street Festival (BSF) 2020, Sabtu (8/2/2020) akhir pekan ini. Pengamanan itu akan melibatkan jajaran TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, Dinkes, Ormas dan internal panitia.

Wakil Kapolresta Bogor Kota AKBP Muhammad Arsal Sahban falam rakor lintas sektoral di Markas Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (5/2/2020) mengungkapkan, untuk pihak kepolisian sendiri menurunkan sebanyak 426 personelnya.

“Dari kepolisian ada 426 personel yang diterjunkan. Tapi secara keseluruhan dalam pengamanan nanti ada 1.021 personel lintas sektoral,” ungkap Wakil Kapolresta Bogor Kota AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Arsal menjelaskan, ada tiga hal pokok yang akan menjadi atensi selama kegiatan berlangsung. Yakni persoalan kriminalitas, terorisme dan lalu lintas.

“Antisipasi masalah kriminalitas baik street crime maupun kriminalitas yang sifatnya lain-lain karena dapat mengganggu, itu akan kita antisipasi dari sekarang. Kami sudah sampaikan, bahwa mulai dari sekarang sudah mulai dilakukan patroli bersama 24 jam baik TNI/Polri maupun pemerintah daerah. Kami ingin menciptakan suasana kondusif dan muncul hal-hal positif terkait dengan Kota Bogor,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Arsal, dalam mengantisipasi ancaman teror, jajaran intelijen dan sebagainya juga bergerak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ketiga adalah permasalahan lalu lintas. Karena ini adalah event besar tentu pengisi acaranya banyak, juga penontonnya akan tumplek di sini. Tadi peserta saja sekitar 6 ribu orang. Itu pasti akan menimbulkan dampak lalin seperti kemacetan dan segala macam. Kami antisipasi dengan penutupan jalur di lokasi acara dan juga pengalihan arus di beberapa ruas jalan,” bebernya.

Polisi juga mengimbau warga untuk tetap menjaga Kamtibmas dan waspada terhadap barang bawaannya masing-masing.

“Ini adalah event yang akan sangat mengangkat potensi bagi Kota Bogor. Masyarakat dari luar Bogor itu pasti akan berbondong-bondong ke sini, sehingga apabila warga bisa menampilkan identitas sebagai masyarakat yang ramah, toleran, tentunya akan mengangkat potensi yang ada. Itu akan berdampak kepada ekonomi masyarakat. Kita berharap kepada masyarakat untuk mensukseskan semaksimal mungkin,” harapnya.

Penulis : Andri Budiman
Editor : Galuh Prakasa

Related posts

Leave a Comment